Persiapan Mepet Indonesia Jelang Piala AFF 2018 Tidak Buat Bayu Pradana Risau

Gelandang timnas Indonesia Bayu Pradana mengaku tidak merisaukan persiapan skuat Merah Putih yang terbilang mepet jelang terjun ke Piala AFF 2018.

Timnas Indonesia tergabung dalam Grup B di ajang ini. Lawan-lawan mereka adalah Thailand, Filipina, Timor Leste dan Singapura.

Grup itu terbilang berat karena ada Thailand yang begitu perkasa di kawasan Asia Tenggara. Namun demikian persiapan Indonesia untuk terjun ke ajang ini justru terbilang pendek dan bahkan minim uji coba.

Namun demikian, hal itu tak membuat Bayu merasa cemas. Sebab menurutnya sebagian besar pemain timnas sudah pernah berlatih bersama dalam masa persiapan untuk tampil di Asian Games 2018 bulan Agustus lalu.

Kalau dibilang mepet, iya.Karena kita cuma ada 2 kali ujicoba sebelum ke Piala AFF 2018,ujar gelandang Mitra Kukar ini.

Tetapi komposisi pemain AFF tahun ini hampir semuanya pemain-pemain yang ada di Asian Games 2018 kemarin,yang sudah berkumpul cukup lama untuk persiapannya. Jadi tidak terlalu banyak berubah,tutur Bayu.

Dalam kesempatan yang sama, Bayu juga sempat menyinggung perbedaan amunisi timnas di Piala AFF edisi tahun 2016 dengan edisi tahun 2018. Menurutnya kedua tim sama-sama punya kelebihan,namun yang membedakan hanya masalah usia saja.

Mungkin di Timnas saat 2016 banyak dihuni pemain-pemain senior, dan di tahun 2018 ini,banyak pemain muda yang sangat berkualitas,serunya.

Menang 3 Kali Beruntun, Real Madrid Sejatinya Masih Krisis

Real Madrid telah mencatatkan tiga kemenangan beruntun usai takluk 1-5 dari Barcelona, 28 Oktober lalu. Namun, bukan berarti Real Madrid sudah terbebas dari krisis.

Teranyar,Los Blancos, sebutan Real Madrid, menang telah 5-0 atas Viktoria Plzen di Doosan Arena, Rabu (7/11/2018) atau Kamis dini hari WIB pada fase grup Liga Champions.

Tak sekadar meraih kemenangan, Real Madrid juga mencatatkan clean sheet dalam tiga pertandingan terakhir. Ini menjadi tanda kebangkitan Real Madrid usai rentetan hasil buruk di bawah asuhan Julen Lopetegui.

Namun,bagi pelatih sementara Real Madrid, Santiago Solari, timnya belum terbebas dari krisis. Masih ada banyak rintangan yang harus mereka lewati.

Kamu tidak mengenal Real Madrid. Kami selalu mengalami krisis yang permanen setiap saat, bahkan ketika kami memenangkan Champions,” ucap Solari di situs resmi klub.

Dengan hal yang dilakukan Solari selama tiga pertandingan menggantikan Lopetegui, dia mendapat dukungan menjadi pelatih permanen Real Madrid hingga akhir musim. Namun, Solari sendiri tak mau memikirkan itu.

Saya hanya dapat berpikir mengenai pertandingan yang berikut, apapun artinya, dan itu bagus menurut saya. Saya hanya dapat melihat tahapan berikutnya dalam rangkaian laga ini,” ujar pelatih asal Argentina tersebut.

Prediksi Singapura Vs Indonesia: Ada Anak Fandi Ahmad di Timnas Singapura

Pemain penyerang berusia 19 tahun, Ikhsan Fandi, akan menjadi ujung tombak serangan Singapura menghadapi Indonesia pada pertandingan pertama Grup B Piala AFF di Stadion Nasional Singapura, Jumat 9 November 2018.

Ikhsan akan mengawali debutnya di Piala Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) ini setelah pelatih Singapura, Fandi Ahmad, banyak memasukkan pemain muda dan seluruhnya lokal ke dalam skuadnya.

Ikhsan, yang tak lain adalah anak kedua Fandi Ahmad, sudah mencetak tiga gol pada empat pertandingan persahabatan internasional Singapura melawan Kamboja, Mongolia, Fiji, dan Mauritius.

Tapi, sepak bola dalam permainan olahraga tim dan saya hanya salah satu bagian saya dalam tim. Jadi saya berhadap suporter melihat kami sebagai satu tim,” Ikhsan menambahkan.

Ikhsan tidak berpikir muluk-muluk soal ambisi menjadi pencetak gol terbanyak dalam kejuaraan Asia Tenggara ini. “Ini adalah tahun pertama bersama tim nasional dan ini akan menjadi penampilan pertama saya di Piala AFF Suzuki, sehingga tak berpikir sejauh itu.

Khairul Amri, pemain kawakan Singapura dan pernah bermain membela Persiba Balikpapan di Liga Indonesia, memprediksi Ikhsan akan mampu membobol gawang Indonesia.

Amri adalah sosok yang tenang sebagai senior. Ia banyak memberi masukan kepada saya selama latihan dan selalu berpesan selesaikan dengan baik setiap peluang mencetak gol, sekalipun itu dalam latihan,” kata Ikhsan.

Tiket menonton pertandingan Piala AFF ini telah terjual 30 ribu lembar dan sebagian besar dari mereka akan menjadi pendukung Ikhsan dan kawan-kawan.